Mengapa jalan bisa rusak? Kerusakan jalan dapat timbul akibat curah hujan tinggi, sistem drainase yang buruk, beban tonase berlebih (overload), atau pemadatan dasar yang tidak maksimal. Tim ahli kami siap menangani:
1. Retak Buaya (Alligator Cracking):
Retak menyerupai sisik buaya yang terjadi akibat kelelahan struktur pondasi bawah atau infiltrasi air.
2. Lubang Jalan (Potholes):
Cekungan dalam yang timbul akibat pelepasan butir agregat yang tergenang air hujan dan tergilas ban.
3. Deformasi & Amblas (Rutting):
Lekukan memanjang bekas jejak roda kendaraan berat akibat campuran aspal kurang kaku atau tanah dasar labil.
4. Retak Memanjang & Melintang:
Garis retakan lurus yang timbul akibat penyusutan suhu material aspal atau sambungan lajur yang kurang rapat.
5. Pelepasan Butir (Ravelling):
Hilangnya aspal pengikat sehingga batuan split lepas dari permukaan jalan akibat aspal dingin saat digelarkan.
6. Bleeding (Kegemukan Aspal):
Keluarnya lapisan aspal hitam cair ke permukaan pada cuaca terik akibat kadar aspal terlalu tinggi.